Dalam menyusun tutorial ini, saya menggunakan program Free Pascal sebagai compilernya dan Charm Pascal sebagai IDE pengganti IDE Free Pascal. Saya memilih kedua software tersebut karena gratis dan mudah digunakan. Pada posting ini kita akan melakukan instalasi kedua program tersebut dan mempelajari bagaimana menggunakan software tersebut. Menginstall kedua program tersebut tidaklah sulit, khususnya bagi anda yang sudah pernah menginstall software sebelumnya. Langkah-langkah instalasi saya dokumentasikan dalam slide dibawah ini.

Free Pascal Compiler

Dalam post ini dan seterusnya kita hanya akan menggunakan compiler Free Pascal. Namun untuk sekedar tahu saja kira-kira seperti ini tampilan visual dari Free Pascal IDE. Walaupun tampilan masih berbasis CMD, tetapi FP IDE sebenarnya juga bisa merespon klik mouse. Free Pascal IDE memiliki shortcut keyboard yang agak berbeda dari program aplikasi lain. Misalnya F2 untuk menyimpan file, Alt + Backspace untuk undo, Ctrl + Ins untuk copy text ke clipboard, Shift + Ins untuk paste, dan lain sebagainya, daftar lebih lengkapnya bisa dilihat melalui link ini. Bagi pemula, hal ini menjadi kesulitan tersendiri ketika harus membiasakan diri dengan shortcut keyboard tersebut.

Free Pascal IDE.
Free Pascal IDE.

Charm Pascal IDE

Dibandingkan dengan IDE Free Pascal, Charm Pascal IDE memiliki user interface dan user experience yang lebih friendly. Selain itu dengan berbagai macam fitur seperti sytax highlighting, auto indent, code snippets, code folding, dark theme dan lain sebagainya, membuat Charm Pascal cocok digunakan baik yang masih dalam tahap belajar maupun yang sudah tingkat lanjut.

Charm Pascal IDE.
Charm Pascal IDE.

Related Post

Komentar