Pascal adalah bahasa pemrograman prosedural tingkat tinggi (high level language) yang pada umumnya digunakan untuk mempelajari konsep umum bahasa pemrograman. Hal ini dikarenakan syntax pada bahasa pemrograman pascal dekat dengan istilah dalam kehidupan sehari-hari (bahasa inggris), misalnya: Begin, End, Read, Write dan lain sebagainya. Bahasa pemrograman pascal pertama kali dibuat oleh Profesor Niklaus Wirth. Sedangkan penamaan pascal sendiri terinspirasi oleh matematikawan Perancis, Blaise Pascal.

Niklaus Wirth, penemu bahasa pemrograman pascal
Niklaus Wirth (Src: https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Niklaus_Wirth,_UrGU.jpg)

Kelebihan Bahasa Pemrograman Pascal

  1. Berorientasi Objek
  2. Aturan Syntax yang Ketat
  3. Memiliki Struktur yang Baik
  4. Case-insensitive
  5. Dapat Dibaca dengan Mudah

Kekurangan Bahasa Pemrograman Pascal

  1. Kurang Populer
  2. Lebih Banyak Menggunakan Kata daripada Symbol

Compiler Pascal

Sebagai bahasa pemrograman tingkat tinggi, pascal perlu dikompilasi ke dalam bentuk yang dapat dieksekusi sebelum dijalankan. Pada tahun 1980an, pascal merupakan bahasa pemrograman yang amat populer. Selain karena segala kelebihannya, kepopuleran pascal tidak dapat dilepaskan dari compiler Turbo Pascal. Namun Turbo Pascal sudah dihentikan pengembangannya sejak tahun 1992. Versi terakhirnya (versi 7) dibuat untuk DOS 16bit, sedangkan komputer modern saat ini rata-rata sudah mendukung 64bit dan tidak lagi mendukung 16bit. Ditambah lagi sebagian konsep bahasanya sudah tidak berlaku lagi. Sehingga penggunaan Turbo Pascal untuk zaman sekarang ini menjadi kurang relevan.

Namun untungnya masih terdapat beberapa compiler bahasa pemrograman pascal yang belum mati (sampai saat ini terus dikembangkan). Diantara compiler-compiler tersebut antara lain :

  1. Delphi
  2. Free Pascal
  3. Oxygene
  4. Pascal GUI (Mobile)

Referensi

  • http://wiki.freepascal.org/Why_use_Pascal
  • https://en.wikipedia.org/wiki/Pascal_(programming_language)
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Pascal_(bahasa_pemrograman)

Related Post

Komentar